JK: Jiwa Saudagar Kental dalam Sejarah Islam

Posted: September 23, 2010 in Kampus UMM

Mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengatakan, sejarah Islam dipenuhi dengan pelajaran berharga dalam berdagang. Jiwa saudagar, menurutnya, bahkan telah dicontohkan sejak zaman Rosulullah Muhammad SAW. Demikian dikatakan JK ketika memberi materi Kajian Ramadhan 1431 H di UMM Dome, Sabtu (28/08). JK didampingi Ketua PP Muhammadiyah, Prof. HA Malik Fadjar hadir di sesi ke-2 dalam kajian yang diikuti oleh 1.000 orang pimpinan Muhammadiyah dari cabang sampai wilayah se-Jawa Timur itu.

“Islam jaman Rosul kuat di perdagangan. Islam masuk Indonesia juga melalui para pedagang. Demikian pula sejarah Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan juga menyebarkan agama Islam  sambil berdagang,” terang saudagar asal Sulawesi Selatan itu.

Sebaliknya, JK juga memaparkan, masuknya Islam ke Indonesia bukan melalui peperangan ataupun konflik politik. Kegiatan perdagangan pada masa itu justru yang menjadikan Islam bisa menyebar dengan baik dan kuat. Itulah sebabnya, JK menyayangkan sejarah itu tinggal sejarah. “Tradisi ini (saudagar) sudah tidak ada. Padahal Islam itu sarat dengan nilai-nilai dan saudagar adalah orang yang bisa menaikkan nilai,” lanjut JK.

Di Indonesia, katanya, gerak Islam dalam bidang politik sudah berjalan dengan baik. Tidak ada lagi politik aliran sebagaimana tahun 1955. Partai Islam dengan nasionalis bisa bergandengan tangan, bahkan partai Islam kini menjadi nasionalis, jadi jarak Islam dan nasionalis sudah semakin dekat. Demikian juga di bidang pendidikan. Di sekolah-sekolah atau kampus-kampus umum sedang bersemangat membangun ke-Islaman, sebagaimana tradisi pesantren. Di sisi lain, Rumah Sakit Islam juga tumbuh subur. Tetapi di bidang ekonomi, umat Islam masih kalah jauh dibanding umat lainnya.

“Untuk itu kita perlu memperkuat kembali jiwa dan etos saudagar agar menjadi kuat dan memperkuat umat,” lanjut JK. Untuk memperkuat ekonomi Islam itu, kata JK, harus dilakukan dengan pengalaman langsung. Jiwa enterpreneur harus dilatih, bukan dipelajari saja. “Ibarat orang berenang, jangan diajari caranya berenang tetapi terjunkanlah di kolam kemudian biarkan dia menemukan caranya sendiri berenang,” ujar JK.

Lebih lanjut, JK mengibaratkan, pengalaman adalah guru terbaik. Namun antara pengalaman dengan guru tetap ada bedanya. “Jika guru itu mengajarkan lalu mengujinya, tetapi pengalaman itu menguji dulu baru mengajari,” terang JK. Untuk menjadi entrepreneur seseorang harus mengalami sendiri, bukan terlalu banyak diajari teori.

Senada dengan JK, Malik Fadjar juga menekankan aksi dalam bidang ekonomi. Melalui kemauan dan harapan yang kuat, kita harus memulai dan memulai. Jika tidak maka tidak akan terjadi perubahan.

Malik mencontohkan, ketika pertama kali membangun kampus III UMM pada akhir 1980an. Pada saat itu orang memandang remeh dengan rencana itu karena lokasi kampus dipandang tidak strategis. Tetapi berkat kemauan yang keras, keterbatasan modal bisa diatasi dengan menggadaikan sertifikat tanah para pengurus untuk membeli tanah kampus. “Jadi kemauan yang kuat bisa mengalahkan keterbatasan dana itu. Daripada banyak dana tetapi tidak punya tujuan, malah nanti banyak digunakan untuk slametan,” terangnya.

Kajian yang berlangsung 2 hari itu merupakan acara rutin Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Tahun ini merupakan tahun terakhir untuk periode kepengurusan pimpinan, sehingga banyak pimpinan cabang menambah jumlah peserta supaya sekaligus bisa melakukan konsolidasi. Seperti biasa, PWM selalu mengangkat tema-tema menarik. Kali ini tema yang diangkat adalah soal membangun etos saudagar dalam diri Muhammadiyah.

Acara yang dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin itu, selain diisi oleh JK dan Malik Fadjar, juga oleh gubernur Jatim Soekarwo, para praktisi ekonomi dan pimpinan wilayah. Acara akan ditutup dengan rapat pimpinan wilayah, Ahad (29/8). (rwp/nas)

sumber : google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s